Seberapa Penting Omega-3 Untuk Kesehatan Otak Optimal?

Selain bermanfaat bagi jantung, Omega-3 juga bermanfaat untuk kesehatan otak yang optimal. Pola makan dan pilihan makanan jangka panjang tidak hanya memengaruhi penampilan dan perasaan kita, tetapi juga cara berpikir kita.

Studi telah mengaitkan gangguan emosional, mental, dan kejiwaan dengan kekurangan makanan lebih dari sekedar genetika.

Faktanya, orang dengan penyakit Alzheimer, yang berjuang dengan kehilangan ingatan, atau yang mengalami kesulitan dalam mempelajari tugas-tugas baru terbukti kekurangan asam lemak Omega-3. Kekurangan Omega-3 pada orang dewasa juga dikaitkan dengan berbagai gangguan yang memengaruhi kondisi mental dan emosional.

Tingkat DHA yang rendah terkait dengan gangguan bipolar, gangguan attention deficit disorder, autisme, skizofrenia, kesulitan belajar umum, dan bahkan suasana hati yang buruk.

Dikenal sebagai asam docosahexaenoic atau DHA, asam lemak Omega-3 merupakan komponen penting untuk kesehatan otak yang optimal. DHA ditemukan dalam konsentrasi tinggi di otak. Ini memainkan fungsi penting dalam transmisi sinyal otak dan bagaimana membran sel kita berkomunikasi. Menjaga membran sel adalah tugas penting dari asam lemak Omega-3 karena jika membran sel rusak, aliran normal komunikasi antar sel akan terputus.

Baca Juga: Ini Bayaran Formal Penerbitan STNK Baru

Asam lemak esensial Omega-3 tidak diproduksi dalam tubuh dan oleh karena itu harus bersumber dari makanan kita. Sumber berharga dari asam ini termasuk ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan halibut, makanan laut lain seperti alga dan krill, beberapa tumbuhan, dan minyak kacang.

Menjaga kesehatan otak harus menjadi salah satu tujuan kesehatan setiap orang.

Mayoritas otak kita terdiri dari lemak baik, yang juga dikenal sebagai asam lemak. Sebagian besar lemak baik ini adalah asam lemak Omega-3.

Penelitian telah menunjukkan bahwa diet kaya lemak baik dapat meningkatkan kapasitas belajar, meningkatkan keterampilan dalam pemecahan masalah, meningkatkan memori, dan komunikasi yang lebih baik antar sel. Bagaimana sebenarnya Omega-3 melakukan ini untuk otak?

Otak terdiri dari neuron atau sel yang mengirimkan pesan ke seluruh otak dan ke bagian tubuh lainnya. Sel dikelilingi oleh membran yang terdiri dari lemak baik. Membran sel harus fleksibel atau cair agar “pesan” dapat melewati setiap neuron yang diperlukan untuk komunikasi. Namun, beberapa faktor seperti usia dan pola makan dapat sangat mempengaruhi membran sel dan menyebabkannya menjadi kurang fleksibel. Ketika membran sel menjadi kaku karena kekurangan asam lemak, dapat mengakibatkan kesulitan dalam belajar, mengingat informasi, dan kondisi lain yang memperlambat fungsi otak.

Selain menjaga kesehatan otak, asam lemak Omega-3 juga berperan sebagai pembersih darah dengan cara membuat darah lebih cair sehingga oksigen bisa lancar sampai ke otak.

Lusinan penelitian juga menunjukkan dr laser bahwa Omega-3 membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan sistem kardiovaskular yang sehat, meningkatkan fungsi sendi, dan membantu menjaga kesehatan kulit.

Agar membran sel berfungsi dengan baik, makan makanan yang kaya Omega-3 sangat penting.

Melengkapi diet dengan minyak ikan Omega-3 juga dapat membantu memulihkan fleksibilitas membran sel dan meningkatkan kesehatan otak yang optimal.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *